Breaking

Senin, 12 Maret 2018

Last Updated 2018-03-12T04:24:55Z

Tempat Wisata Di Candi Cangkuang Garut


Candi cangkuang menjadikan tempat wisata yang sudah lama, bagi warga garut candi cangkuang untuk tempat bermain dan bersantai. Candi cangkuang merupakan tempat bagi agama hindu sejak dahulu kala, dan kini sudah peningalan agama hindu. Candi cangkuang yang berada di desa cangkuang, kec. Leles dan kab. Garut.

Candi ini berada di pulau yang dikelilingi oleh air, sehingga kita dapat menggunakan perahu atau rakit jika kita hendak kesana tentunya. Candi tepat terletak di bukit pulau, yang pada umumnya menurut para warga sekitar sering disebut situ cangkuan. Dan setelah anda berkunjung ke candi, disitu anda akan melihat makam kuno, makam tersebut makam embah dalem arif Muhammad.
Mungkin ini hanya satu-satunya candi yang berada di daerah sunda, pada jaman dahulu memang menganut agama hindu namun, untuk saat ini semuanya beragama islam. Candi ini hanya peninggalan agama hindu saja dan menurut kenyataan peninggalan sejarah.

Pertanyaan Tentang Tempat Wisata Candi Cangkuang
Alasan apa yang dinamakan candi cangkuang?
Tidak dari desa, nama desa pun bernama cangkuang dan pepohonan yang banyak di sekitar candi  bernama pohon cangkuang jadi dapat disimpulkan candi cangkuang.

Untuk anda yang mau melihat candi secara dekat, anda dapat menggunakan rakit dan menyewanya untuk menyebrang ke pintu masuk. Kalau anda tidak menyewanya pun anda dapat berenang jika tidak malu dan basah kuyup. Sebenarnya danau ini sangat dalam dan ntah apa yang ada di danau ini, atau ikan sejenis apa, atau alligator. Jadi jangan sampai berenang di danau.
candi cangkuang garut
Candi yang terletak di pulau cangkuang ini hanya candi yang berukuran kecil, tidak seperti candi prambanan atau candi Borobudur. Dan didalamnya terdapat sebuah arca serta berbentuk seperti piramida segitiga.
Melihat atau masuk ke museum yang terdapat sebuah barang-barang yang antic dan kitab kuno, serta ayat-ayat suci al’quran yang ditulis di kulit kayu. Selain itu terdapat buku kuno yang menceritakan asal-usul candi cangkuang yang sedang berdiri ini.

Tempat setelah memasuki pulau/setelah sampai dari rakit
  ·         Kampung Pulo                
  ·         Masjid Kampung Pulo
  ·         Rumah Ketua Adat
  ·         Rumah Warga

Di kawasan sekitar candi cangkuang yang terawat dan terjaga sehingga asri dan bernuansa seperti taman, menjadikan tempat wisata yang teduh tidak panas, karena terhalang sinar matahari oleh pepohonan jika disiang hari.

Tiket Untuk Masuk
Untuk itu hanya menyewa saja sebuah rakit untuk pergi ke pulau cangkuang sebesar Rp. 15 ribu/orang dan kembali sekitar Rp. 10 ribu/orang.