Sekarang Subcribe!!!



BELAJAR DARI KESALAHAN---------------------------------------


Sebelum baca status ini, siapin KOPI dulu ya...😁 Status ini akan sedikit panjang, tujuannya untuk mengeluarkan unek-unek dan juga berharap ini bisa bermanfaat buat temen-temen yang mungkin juga ngalamin hal serupa atau lagi menuju ke arah "salah" yang sama dan semoga tidak banyak melakukan kesalahannya..

Berawal dari Dunia Internet Marketing (IM) 2014 Publisher Android


yang utamanya dunia "Publisher Android" yang saya mulai di tahun 2014 (Publisher Android), itu betul-betul mengubah hidup saya yang dulunya bukan siapa-siapa di mata orang lain dan juga beberapa keluarga, menjadi orang yang cukup di kenal baik oleh temen-temen di dunia Maya (Medsos) maupun di dunia nyata.

Dunia Publisher Android mengubah hidup saya yang dulu nya harus mengumpulkan sedikit uang dari bekerja menjadi seorang "buruh panggul" setiap hari di pelabuhan Makassar, lalu akhirnya menjadi seorang yang "cukup memiliki" keuangan sejak menjadi seorang "Publisher Android"..
Banyak hal positif yang saya dapatkan sejak menjadi seorang Publisher Android, karena di samping bisa memperbaiki ekonomi keluarga, saya juga bisa memberi "pekerjaan" buat beberapa orang, termasuk saudara & beberapa anak tetangga saya, tentu saja itu merupakan hal yang sangat membanggakan buat saya.

Di tahun 2015 semenjak menghasilkan beberapa ribu dollar perbulan, nama saya mulai di kenal oleh banyak temen-temen Media yang silih berganti datang kerumah untuk melakukan wawancara sekedar ingin mengulik "kisah inspiratif" dari pengalaman saya selama ini, dan bahkan beberapa kali di undang untuk acara TV Swasta..#ehh (kok malah sombong?, wkkwwk...maaf bukan itu ya maksudnya ya).
Hal ini tentu saja makin menambah banyak temen-temen saya di dunia maya "FACEBOOK" dan makin banyak melakukan interaksi dengan orang-orang yang sebelumnya tidak pernah kenal sekalipun, akhirnya bisa silaturahmi dari beberapa kali hadir di pertemuan Gathering yang di adakan setiap tahunnya (2016 Jogja, 2017 Malang, 2018 Surabaya/Semarang, 2019 Bandung).




Penghasilan 50 - 100 juta Dari Android ngak Terasa Habis Teraktir


Semakin banyak interaksi dengan orang-orang, rejeki saya juga makin ngacirrr, tiap bulan setelah gajian ADMOB,UNITY, STARTAPP yang jumlahnya lumayan besar, saya selalu berbagi ke keluarga, tetangga dan temen-temen terdekat (maaf bukan riya ya), dan alhamdulillah makin banyak keluarga juga yang merapat (ehh..banyak yg ngaku keluarga juga , padahal dulu waktu susah gak pernah nyamperin dan ngaku keluarga..#eittt).
Setiap bulan setelah gajian, saya tidak bisa mengontrol keuangan saya, (Tapi tetap bayar pajak penghasilan loh..hihihi), maklumlah saya yang hanya pendidikan kelas 4 SD ini sama sekali tidak paham gimana manajemen keuangan itu, dan pastinya karena gak bisa kontrol, ada aja tiap bulannya yang minta bantuan "UANG" entah itu dari keluarga bahkan temen-temen juga, dan saat itu saya sangat susah untuk berkata "tidak",karena dalam pikiran saya saat itu, (kan tiap bulan cair terus, mereka minjem gak seberapa kok), dan disitulah letak kesalahannya..
Manajement keuangan ancurrr...tiap bulan uang 50juta-100juta abiss gak tau belanja apa, kebanyakan jajan diluar sama keluarga, traktir temen-temen, ke MALL, membeli sesuatu yg tidak terlalu dibutuhkan, ludesss padahal gak di gunakan untuk beli aset karena dulu punya jargon #BerapaSih, dan rupanya itu sebuah kesalahan besar, walaupun akhirnya bisa membeli beberapa petak tanah yang cukup luas dan bisa bangun rumah untuk saudara dan rumah untuk ibu serta membeli beberapa ratus gram emas untuk istri, (#hh..maaf bukan riya lagi ya...hihihi).
Tidak pernah sedikitpun terpikir untuk nyimpen duit (cashflow) untuk masa depan, karena yg saya pikir uang akan terus ngalir dari apps android yang saya buat. Di awal tahun 2018, rejeki saya makin ngalirrr...dan saya putuskan untuk bangun rumah yg cukup besar dengan luas 15x16 dengan Budget 1,5M dan tentunya itu juga suatu kesalahan, karena pada saat itu saya tidak seutuhnya memiliki uang di tabungan sebanyak itu (hanya 50%), tapi karena gaji dari Publishr Android saat itu lumayan besar, saya PEDE bahwa itu bukan masalah besar.


DI Manfaatkan Oleh Orang-Orang

Terlalu peduli dengan keluhan Keluarga, dan teman yang datang meminta bantuan, disitulah letak kelemahan saya dan akhirnya jadi bumerang, bahkan seorang tukang cukur yang belum kenal akrab sekalipun datang meminta bantuan dan tetap saya berikan bantuan, dan rupanya banyak kebaikan yang akhirnya orang manfaatkan disitu. Terlalu berpikir sederhana menjadi bumerang juga, pikir saya saat itu "Toh dasarnya saya juga gak punya apa-apa, kalaupun habis ya gak perlu nyesel" dan akhirnya sadar setelah tidak memiliki apa-apa.
Memasuki pertengahan 2018, rejeki saya udah mulai menipis, beberapa akun developer dan akun admob saya banyak yang tumbang yang punya penghasilan besar rata-ratanya dan akhirnya penghasilan turun drastis ke 30% dari total penghasilan sebelumnya.
Di akhir 2018, saya udah mulai kehabisan keuangan, Rumah yg saya harus bayar 1,5M dan di bayar 300juta pertiga bulan di bayar selama 5x (perjanjian kontraktor, dan harusnya rumah selesai setahun aja) mulai bermasalah, di Awal 2019 saya mulai memangkas TEAM saya yang dulunya berjumlah 11 orang dengan total gaji mereka perbulan 35juta, saya pangkas hanya jadi 5 orang, dan yang bertahan hanya mereka yg bisa konsisten berjuang dengan saya. Pola nya pun berubah, dulu mereka saya gaji perbulan, akhirnya saya ubah hanya menjadi "sharing profit" atas persetujuan mereka juga, dan syukurlah mereka masih setia menemani saya sampai saat ini..


Saya bahkan di awal tahun sempat memposting beberapa petak tanah yang dulunya saya beli untuk di jual kembali di marketpale Facebook, untuk bertahan di Dunia Publisher Android dan mencoba mencari modal tambahan (tapi sampai saat ini belum laku-laku juga #kasiahanYaaa..hihihi)
TEAM saya bahkan saya hanya berikan 500k IDR sebulan jika project mereka belum menghasilkan sama sekali, suatu jumlah yang tentunya sangat kecil di banding sebelumnya. bahkan adik saya yang menjadi ujung tombak design game saya yang dulu nya saya gaji 15juta-30juta perbulan, di awal tahun 2020 sampai april hanya saya gaji 500k IDR perbulan, dan tentunya itu tidak cukup buat dia dan anak istrinya, dan akhirnya dia inisiatif untuk kembali jadi "Kuli Bangunan" untuk tetap bertahan di kondisi sulit ini sulit ini.



FOKUS ke PUBLISHER ANDROID (RECAP)

Rumah saya akhirnya harus saya stop di 80% karena kehabisan dana, dan lagi sempat di tipu kontraktor juga (semoga dia baca postingan ini) yang spesifikasi bangunan tidak sesuai dengan perjanjian RAB. Di Tahun 2019 menjadi tahun kegagalan buat saya, karena algoritma di Google Android itu banyak berubah, otomatis menghasilkan sudah tidak semudah dulu lagi. Sepanjang 2019, saya lebih banyak menghabiskan sisa2 uang dan perhiasan istri untuk tetap membiayai bangunan walau stop di 80% dan banyak menghabiskan uang untuk TRIAL ERROR di bisnis lain semacam Olshop, AGC, CPA, PINTEREST, TRADING FOREX dll...
Memasuki 2020, saya mulai coba bangkit lagi dengan mengubah mindset bisnis, dengan cara kembali FOKUS ke PUBLISHER ANDROID yang pastinya udah saya paham pahit manisnya. Segala macam ilmu lain di luar Android mulai saya tinggalkan dan coba mulai PLANNING baru lagi di Android.
Segala macam kesalahan di 2019 saya coba ingat lagi dan coba untuk tidak mengulanginya lagi. Wajar saja sebagai manusia, kita selalu tergiur dengan "Hijaunya Rumput Tetangga" yang tentunya tidak se indah ending-nya. Di 2020 ini saya berjanji kepada diri sendiri untuk kembali konsisten di Dunia Publisher Android.
Tahun 2020 ini, sesuatu yang saya planning di awal tahun, sudah mulai bertunas kembali, walaupun penghasilan belum stabil seperti dulu, tapi alhamdulillah jauh lebih baik dari 2019 dan awal tahun 2020 lalu. Pengeluaran perbulan juga mulai saya irit, dan tetap komitmen "hanya beli yang dibutuhkan, bukan yang diiginkan" dan alhamdulillah cara ini lumayan berhasil. Gaji dari Publisher Android fokus saya jadikan modal lagi kembali untuk manajemen bisnis Android yang lebih baik.
Saya juga mulai berpikir untuk bangun Channel YouTube, tapi karena tetap mau fokus di Android, jadi solusinya bangun channel yang masih membahas seputar "Publisher Android", kedepannya juga rencana mau bangun website HJ Studio untuk membuat artikel-artikel seputar dunia Publisher Android dan Internet Marketing.

Rumah Hendry Jhie


Tujuan membuat channel HJ Studio juga salah satunya agar bisa mengarahkan temen-temen pemula yang ingin mengenal dunia publisher Android, agar bisa belajar dengan gratis, dan tentunya salah satu solusi agar temen-temen yang suka PM menanyakan hal-hal seputar dunia Publisher Android, bisa saya arahkan ke Channel HJ Studio. Dan juga saya ingin memberikan manfaat lebih buat bangsa ini agar kita bisa selalu berbagi ilmu, agar bisa bersaing dengan negara-negara lainnya di Dunia ini di bidang Internet marketing & Publisher Android. Buat yang belum SUKREB, langsung SUKREB ya..😁
Oke temen-temen...Postingan ini lumayan panjang ya..hihihii, semoga bisa jadi pelajaran buat saya selalu mengingat kesalahan dulu agar tidak terulang kembali, dan bisa mengingatkan temen-temen juga agar lebih hati-hati menyikapi keadaan.


KESIMPULAN 


DARI STATUS ini ialah..Jangan terlalu mau peduli atas semua keluhan orang lain, karena belum tentu mereka juga peduli. Bukan berarti menjadi tidak peduli, tapi sesuaikan porsinya. Jangan terlalu share ke publik, keluarga kamu & temen-temen kamu, jika penghasilan mu itu lumayan besar, karena itu akan jadi bumerang, adalah hal yang wajar jika mereka datang meminta bantuan, karena itu konsekuensi yang harus di terima jika melakukannya, silahkan membantu jika memang itu sangat diperlukan, dan silahkan memberitahu hasil dari yang kau dapatkan, tapi jangan berlebihan menyampaikan ke mereka (pengalaman pribadi..#sediihhh..hihihi).
Buat keluarga atau temen-temen saya, mohon maaf dan jangan tersinggung jika membaca status ini ya, jika memang merasa "tersinggung", saya mohon maaf sebesar-besarnya, apalagi tidak semua keluarga atau teman-teman saya kok yang seperti itu, tapi hanya segelintir aja, dan memang letak kesalahannya ada pada saya karena membiasakan sesuatu secara berlebihan. Karena ini saya buat sebagai pengingat diri sendiri juga, karena saya yakin lebih mudah mengingat jika di tulis daripada disimpan di memori otak..
Semoga postingan ini bermanfaat ya...Dan semoga kita kedepan bisa jadi lebih baik semua..aamiin........

Sumber Cerita; Hendry Jhie

Share this

Link ke posting ini